Budidaya Jamur Tiram
Budidaya Jamur Tiram

Cara Gampang Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula Dan Terbukti Berhasil

Diposting pada

Cara Budidaya Jamur Tiram| Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu tumbuhan yang sanggup di konsumsi manusia. Proses Jamur dimulai dari warna bubuk abu, warna Putih, Coklat dan Emas. Setiap warna meniliki keunikan tersendiri dan tentunya banyak para konsumen yang mencarinya. Selain Enak di konsumsi juga sanggup menjadi ladang bisnis jikalau anda inggin mencobanya.

Ada banyak jenis kuliner yang mengambil materi dari Jamur. Inilah yang menjadikan banyaknya warung makan menyediakan hidangan istimewa ini. Untuk mulai bududaya Jamur Tiram bagi pemula tentu akan binggung mulai dari mana. Ketakutan akan kegagalan terkadang timbul jadi buat kalian yang inggin mencobanya sanggup mengikuti Tips di bawah ini.

Cara Praktis Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula dan Terbukti Berhasil

Sebelum memulainya maka kita perlu melaksanakan pemilihan bibit yang baik dan unggul. Jangan hingga salah dalam menentukan bibitnya alasannya yaitu itu yaitu dasar utama keberhasilan kita nanti. Untuk mendapat yang terbaik sanggup dengan cara Membeli kepada orang yang kita percaya. Bibit BER sekitar 75% dan pastikan miseluim berwarna putih.

Untuk pembuatan media jamur kita sanggup memakai Baglog dari Bekatul grajen (serbuk gergaji) dan kapur. Silahkan lakukan pencampuran dari ketiga materi tersebut dengan komposisi 100 kg grajen dan 10 kg bekatul, serta 1-2 kg kalsium atau kapur. Tambahkan air higienis sekitar 60% kemudian sehabis selesai di aduk tutup memakai terpal atau plastik.

BACA JUGA :   Peluang Bisnis Layanan Desain Grafis

Kita biarkan selama 5 hingga 10 hari supaya proses Fermentasi media jamur sanggup digunakan. Dengan sangat akan terjadi proses pengomposan pada material tersebut. Pada media tersebut akan mengalami peningkatan suhu udara hingga 70 derajat celcius. Perhatikan jikalau warnanya sudah menjadi coklat kehitaman maka media siap dipakai.

Selanjutnya yaitu melaksanakan Sterilisasi Baglog Jamur Tiram. Siapkan beberapa Drum dan pada Drum pertama isi air sekitar 50 cm. Panaskan air samapai menguap kemudian atasnya di tutup kemudian diberi selang dan di hubungkan ke drump kedua. Lalukan itu ke Drump ketiga juga. Pada drump terakhir di ikat memakai tali tambang jangan memakai kawat. Saat drump terakhir sudah mencapai sushu 40-45 Celcius maka buka tutup terakhir dan bawa ke rak.

Setelah selesai proses Sterilisais maka selanjutnya memindahkan ke kawasan Inokulasi. Jangan lupa diamkan dulu sopaya suhunya normal kembali sekitar satu hari. Selanjutnya siapkan botol sebagai media jamur yaitu panaskan ekspresi botol dengan spritus dan kapas yang dibakar. Pindahkan bibit dari botol ke Baglog.

Masa Inkubasi pada jamur Tiram diletakkan pada ruangan dengan suhu 22-28 derajat selsius. Masa ini berlangsung selama beberapa ahad yaitu hingga tumbu miselium. Jika sudah muncul silahkan tutup botol dibuka dan jaga kelembapannya. Jamur akan berkembang tumbuh besar dan siap untuk dipanen.

BACA JUGA :   9 Tips Memulai Bisnis Perjalanan Online Sukses Dengan Modal Kecil

Untuk proses panen yaitu dengan cara potong jamur di pangkalnya kemudian masukkan ke dalam plastik transparan dengan gelembung yang cukup. Dan terakhir untuk proses pemasarannya anda sanggup menjualnya di Pasar, promo secara eksklusif melalui pesan singkat ibarat Messenger FB, Chat WA ataupun memakai sebuah situs Jualan Online.

Itulah cara budidaya Jamur untuk Pemula yang sanggup menciptakan anda berhasil. Dengan bisnis ini diyakini anda sanggup sukses dan sanggup meraup laba hingga puluhan juta rupiah. Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *