Raih Keuntungan dari Marketing Strategy

Di kehidupan sehari-hari, mungkin Anda tidak sadar sedang melakukan kegiatan marketing strategy. Misalnya Anda mulai menjual barang bekas yang sudah tak terpakai atau Anda memberikan jasa keahlian untuk membantu orang lain. Bahkan saat melakukan pendekatan dengan seseorang yang disukai pun itu secara tidak sadar Anda telah melakukan Marketing Strategy.

Marketing Strategy ini sebenarnya salah satu dari bagian rumus worksheet business. Sebuah tabel yang perlu diisi oleh siapapun yang menjalankan bisnis, baik online maupun offline. Worksheet business ini penting kehadirannya sebagai peta bagi pebisnis manapun yang ingin sukses dalam menjalankan bisnisnya.

Langkah pertama, mari berkenalan dengan apa itu Bisnis Strategy, Brand Strategy, dan Marketing Strategy. Tiga point ini menjadi hal paling utama yang perlu pebisnis kenali dan tentukan apa saja isinya.

Apa Itu Bisnis Strategy?
Bisnis Strategy merupakan hal dasar yang harus kita pahami terlebih dahulu sebelum memulai berbisnis. Di antaranya, Anda harus menganalisis terlebih dahulu terhadap produk yang hendak ditawarkan, menganalisis market secara luas, peka terhadap kompetitor lain, mengantispiasi hambatan yang mungkin terjadi, dan merencanakan keuntungan yang ingin diraih.

Kemudian baru dirancang sistem kerja management bisnisnya. Perancangan sistem kerja haruslah sistematis, praktis, dan jelas. Mulai dari perencanaan produk berkualitas, yang memiliki keunggulan lebih dibandingkan produk lain. Cermat dalam mengetahui laju perkembangan market atau kompetitor lain. Juga, harus memiliki perencanaan terhadap target costumers yang jelas dan sesuai. Agar bisa menghasilkan goal berupa income yang terus meningkat.

Apa Itu Brand Strategy?
Brand Strategy ini berfungsi untuk mempromosikan produk kepada market secara luas dan calon costumers, melalui berbagai sosial media. Promosi produk di berbagai sosial media akan disesuaikan dengan target market atau calon costumers yang dituju.

Selanjutnya, program promosi harus dilakukan untuk memasarkan produk tersebut. Anda bisa tentukan media yang sesuai, lalu berikan promosi (bisa berupa copywrite, foto, video, gambar, artwork). Hal ini harus dilakukan secara detail dan ‘matang’, agar ‘pesan’ promosi dapat dipahami oleh calon costumers. Calon costumers yang tertarik dan merespon produk tersebut, menunjukan Brand Strategy dari bisnis anda berhasil. Bahwa, ‘pesan’ dari promosi produk tersebut berhasil dipahami dan direspon oleh calon costumers. Hal tersebut merupakan ‘citra’ yang dibangun untuk membuat persepsi dari costumers.

Apa Itu Marketing Strategy?
Marketing Strategy merupakan metode pemasaran produk dalam suatu bisnis. Anda bisa menentukan sosial media mana yang cocok dalam pemasaran produk. Bisa paid atau berbayar (ppc google, ppc facebook, pasang iklan di media, dll). Bisa juga free dari orang yang review/reblog/retweet/regram produk di (blog, twitter, instagram, dll) atau bisa free dari orang yang share produk di sosial medianya. Adapula own, Anda bisa memasarkan produk di website atau blog sendiri, tanpa harus mengeluarkan biaya. Tentunya Anda harus menyesuaikan dengan target market atau costumers yang ingin dicapai.

Setelah itu, penentuan channel pemasaran produk di sosial media. Yakni menggunakan channel pemasaran melalui (search di google, email, SMS/BBM/Line, dll). Selanjutnya, strategi pemasaran produk melalui pendekatan kepada costumers harus ditentukan.

Tentukan target costumers terlebih dahulu, pilih sosial media dan channel pemasaran yang sesuai, lalu lakukan strategi promosi (bisa berupa copywrite, foto, video, gambar, artwork). Misalnya, costumers anda remaja dan media promosi melalui facebook. Anda harus melakukan strategi promosi berupa copywrite dengan gaya bahasa ringan. Ditambah dengan foto, video, atau artwork yang menarik. Strategi tersebut akan membuat costumers anda merespon dan tertarik.

Apakah kini sudah memutuskan apa saja yang menjadi Bisnis Strategy, Brand Strategy, dan Marketing Strategy sebagai langkah awal mendapatkan sukses dalam bisnis Anda?

Raih keuntungan dari marketing strategy dan dua langkah pertama lainnya ini semoga bisa menjadi panduan awal berbisnis Anda.

Kelebihan Dan Kelemahan Berjualan Online dan Peluangnya

Kelebihan Berjualan Online

Kelebihan berjualan online banyak sekali, salah satunya adalah praktis, mudah, dan hemat. Berjualan online dengan menggunakan website, facebook, atau media sosialnya akan menghemat biaya dan waktu. Selain itu, sistem kerjanya pun mudah dan bisa diakses secara mobile melalui perangkat smartphone atau laptop. Marketnya pun luas, karena bisa merambah costumers di berbagai kalangan melalui sosial media. Hampir kebanyakan orang sudah menggunakan smartphone atau laptop dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini akan menguntungkan bagi pengusaha online.

Adapun kelebihan lain dari berjualan online, yakni:

1. Berjualan online tidak dibatasi oleh batasan geografi. Anda bisa mempromosikan informasi atau produk ke belahan wilayah atau ke belahan dunia lain, dengan praktis dan cepat. Semua itu bisa terjadi dengan penggunaan internet sebagai media berjualan online.
2. Metode periklanan melalui berjualan online, sangat praktis dan murah. Anda bisa mempromosikan produk ke market secara luas dan mendapatkan costumers dari berbagai kalangan. Hanya dengan satu kali klik di media sosial, iklan promo anda bisa diakses oleh calon costumers. Promo iklan ini berjalan 24 jam, hingga memungkinkan para calon costumers untuk share ke teman atau kerabatnya.
3. Membuat company profile dan kredibilitas perusahaan yang profesional. Konten (copywriting, foto, video) website atau facebook yang menarik serta informatif, design web yang responsive, dan timeline update social media yang tepat serta sistematif. Hal ini akan membuat sistem marketing dalam perusahaan berjalan semakin baik.
4. Semua konten bisa di update kembali. Jadi, tidak ada konten yang akan terbuang percuma. Semua konten lama bisa di update kembali, dan bahkan bisa menjadi top views.
5. Marketing online bisa langsung menuju market yang tepat. Market yang tepat dan costumers yang sesuai bisa didapatkan dengan mudah. Caranya, melalui sistem pencarian di google, bing, atau yahoo dengan menggunakan keyword tertentu.
6. Data statistik pemasaran dan sistem kerja lainnya bisa terdeteksi dengan mudah. Anda bisa mengetahui darimana viewers anda, page mana saja yang diakses, berapa lama mereka mengaksesnya, dan dapat menganalisa kebutuhan costumers.
7. Bisa memberikan link promosi produk atau informasi ke website lain. Biayanya tidak mahal, namun sangat efektif dan efisien untuk mendapatkan income yang besar.
8. Kredibilitas perusahaan semakin meningkat. Kelebihan berjualan online, dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan di ranah nasional maipun internasional.

Itu dia berbagai kelebihan berjualan online. Para pengusaha bisa meningkatkan kembali bisnis onlinenya, karena kelebihan-kelebihan ini akan meningkatkan income bagi perusahaan. Semoga informasinya bermanfaat.

Kelemahan Berjualan Online

Kelemahan berjualan online tentu dirasakan pula oleh para pengusaha yang memiliki bisnis online. Tidak hanya berbagai kelebihan berjualan online yang harus anda pahami, kelemahannya pun perlu anda perhatikan secara detail. Hal ini akan berguna bagi perusahaan, agar anda dan para staff bisa mengantisipasi dan mencegah kerugian yang dapat mempengaruhi jalannya bisnis online.

Ini dia beberapa kelemahan berjualan online:

1. Berjualan online sangat bergantung kepada internet. Jika tidak ada internet atau internet tidak berfungsi secara normal, maka bisnis online pun tidak dapat berjalan.
2. Penjahat cyber dapat merasuki bisnis online. Dalam hal ini, anda harus memaksimalkan keamanan bagi bisnis online. Agar bisnis online anda tidak mengalami hacking, pencurian password, pembobolan kartu kredit, hingga pencurian databese.
3. Pelanggaran hak cipta marak terjadi dalam berjualan online. Kerap kali informasi atau produk di copy atau ditiru oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini akan merugikan para pengusaha online.
4. Customers enggan berbelanja secara online. Meskipun penggunaan internet dan sosial media semakin marak sekarang, namun masih ada costumers yang engga berbelanja secara online. Hal ini diakibatkan, karena mereka ingin melihat produknya secara langsung atau ingin tawar menawar harga.
5. Masalah terhadap pengiriman barang. Produk dengan dengan berat tertentu dan jarak wilayah tertentu dapat mempengaruhi biaya produk tersebut. Sehingga, terkadang costumers enggan untuk bertransaksi.
6. Sulit membangun kepercayaan costumers. Bisnis online anda harus menampilkan company profile yang menarik dan promosi produk yang jujur. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan dan ketertarikan costumers. Jika bisnis online anda melakukan kesalahan, citra buruk pun akan segera dinilai oleh costumers secara online.
7. Kurangnya penguasaan teknologi informasi. Strategi marketing secara online perlu dilakukan dalam berjualan secara online. Terkadang, penguasaan dalam strategi marketing ini tidak dikuasai secara baik. Dampaknya, tidak bisa memasuki market secara luas dan tidak bisa mendapatkan costumers yang tepat.
8. Masalah dalam bertransaksi secara online. Terkadang, costumers tidak memahami dalam bertransaksi secara online melalui paypal, kartu kredit, atau bitcoin. Sehingga mereka malas untuk membeli barang secara online.

Beberapa kelemahan berjualan online tersebut, harus anda perhatikan sebagai pengusaha online. Agar anda dapat mencegah dan mengantisipasi kerugian yang akan terjadi bagi perusahaan. Sehingga, perusahaan akan terhindar dari kerugian dan tetap mendapatkan income yang besar. Semoga informasinya bermanfaat.